Monday, January 2, 2017

The Good Things That Happened in 2016

Assalamu'alaikum^^
Kalau tahun 2016 bisa nyanyi, mungkin lagu Pamit dari Tulus yang akan dinyanyikannya kali ini.

Izinkan aku pergi dulu
Yang berubah hanya tak lagi ku milikmu
Kau masih bisa melihatku
Kau harus percaya
Kutetap teman baikmu


Alhamdulillah, 2016 has been such an awesome year. Banyak hal yang terjadi tahun ini, terutama hal-hal yang baik. Now, I wanna share some of the good things that happened in 2016. Yeayyy.

1. DAPET KERJAAN
Pertengahan tahun 2015 saya wisuda, tapi setelahnya saya memilih untuk nggak ngapa-ngapain. Saat temen-temen saya sibuk ngurus S2 dan nyari kerja, saya malah sibuk nonton drama Korea. Ngeliat oppa-oppa ganteng bikin saya semangat setiap harinya.

Namun karena desakan orang tua yang sebel liat anak ceweknya ini cuma nonton drama sambil tiduran selama berbulan-bulan, akhirnya saya pun mulai nyari kerjaan. Bukannya kerja di sekolah sebagai guru, saya malah terdampar di sebuah kantor yang sebagian besar karyawannya adalah lulusan Fakultas Teknik dan Fakultas Ekonomi. Yak, sejak Maret 2016 hingga saat ini, kantor tersebut begitu beruntung karena masih memiliki saya sebagai karyawannya. Haha.

Masih bisa nonton drama Korea pas jam istirahat kantor dong
2. LEBIH MANDIRI
Orang yang super ekstrovert kayak saya sebenernya paling nggak suka sendirian. Ke mana-mana harus ada temennya. Tapi karena stok temen saya mulai berkurang, sejak awal 2016 saya mulai berani ke mana-mana sendiri. Ke mall, bank, atau ke tempat makan. Awalnya sih nggak nyaman, rasanya kayak diliatin orang-orang kalau lagi jalan sendirian. Mungkin mereka kasian :') Tapi sekarang malah lebih seneng jalan sendiri karena nggak perlu ribet nungguin temen-temen yang ngaret lagi #DeritaSiGadisYangSelaluOnTime.

Foto ootd di fitting room biar kek orang-orang
Selain itu, ahamdulillah sekarang saya juga lebih mandiri dalam masalah keuangan. Udah nggak pernah 'ngerepotin' orang tua dan kakak saya yang baik hati dan berbudi pekerti. Malah sekarang saya sedang berusaha membalas jasa mereka walau hanya dengan nraktir makan tiap kali gajian, atau dengan ngebeliin barang yang lagi mereka butuhkan. Ternyata punya penghasilan sendiri tuh enak, ya? Haha. Prinsip hidup: Selama punya uang sendiri, beli apa pun sesuka hati. Bahagiakan diri sendiri dan orang yang kita sayangi. Uang habis masih bisa dicari. Remember, life is too short to be unhappy.

3. MASIH SEMPET JALAN-JALAN
Kalau jalan-jalan jauh kan nggak mungkin sendirian, ntar malah disangka bolang (bocah hilang). Dengan stok teman seadanya dan kesibukan mereka yang luar biasa, alhamdulillah kami masih sempet jalan-jalan walau cuma sekali dalam sebulan. Kalau dulu biasanya jalan-jalan bareng minimal 5 temen, sekarang jalan berdua atau bertiga aja udah seneng.



4. 2016 TAUGHT ME A LOT OF LESSONS
Percayalah, 2016 nggak berjalan semulus kulit bayi. Ada banyak hal yang baru pertama kali saya alami dalam hidup ini. Misalnya, pertama kali dipertemukan dengan orang-orang dengan kepribadian 'mengerikan' and I have to deal with them. Ada satu kasus yang paling bikin sakit hati hayati, when I have to deal with the most pathetic gay guy in the world. Sometimes people come with shit thoughts, but this one is just a shit. You guys have no idea how pathetic he is (o man, he doesn't even deserve a "he"). He's not my friend, but he hurt me, my partner, and my friends. And thank God, then I realize, life is too short to be stressed about people who don't deserve to be in our lives. (I'm sorry for being rude, guys).

After all, dibalik kejadian-kejadian yang nggak enak, pasti akan selalu ada hikmahnya. Yaps, di tahun 2016, saya banyak mendapat pelajaran terutama tentang makna kehidupan #ihiyyy. And I have made a list about 'what 2016 has taught me' :


Finally, thanks 2016 for being such an awesome year.

Hello, 2017. Please be more awesome^^

1 comment:

Hai, guys. Tinggalin komentar di sini, ya. Yang punya blog lagi jumpa fans di luar angkasa.